Kesehatan Tak Berkategori

Fungsi dan Rumus Kebutuhan Cairan Anak yang Harus Diketahui Orang Tua

Rumus Kebutuhan Cairan Anak
Written by ridwan zaeni

Keadaan kekurangan cairan atau dehidrasi sangat berbahaya, apalagi jika terjadi pada anak-anak. Penting bagi orang tua mengetahui kebutuhan cairan anak agar terhindar dari bahaya dehidrasi. Dengan menggunakan rumus kebutuhan cairan anak maka orang tua bisa mengetahui kebutuhan cairan setiap anaknya dengan pasti dan bisa memenuhi kebutuhan cairan tersebut.

Mengapa cairan tubuh anak harus dipenuhi? Hal itu karena cairan memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh anak. Untuk ulasan lengkapnya di bawah ini adalah pembahasan fungsi cairan untuk tubuh anak.

Fungsi Cairan Untuk Tubuh Anak

Kebutuhan cairan harian anak harus terpenuhi dari makanan dan minuman yang dikonsumsi agar tubuh anak sehat. Banyak sekali fungsi cairan untuk tubuh anak antara lain, seperti di bawah ini:

1. Membuang Toksin Dari Tubuh

Cairan dalam tubuh mampu membantu mengeluarkan toksin atau racun dari dalam tubuh. Dengan kebutuhan cairan yang terpenuhi maka urin akan lancar dan toksin akan keluar dari dalam tubuh. Tubuh akan sehat terbebas dari racun yang berbahaya bagi tubuh.

2. Menyehatkan Kulit

Kulit membutuhkan cairan untuk tetap terjaga kehalusannya dan elastisitasnya, begitu juga kulit anak. Anak harus mengonsumsi cairan dalam jumlah yang cukup agar kulitnya tetap sehat dan terjaga sehingga tidak mudah terinfeksi kuman dari luar.

3. Menjaga Fungsi Otak

Otak manusia 73% merupakan cairan, termasuk otak anak sehingga cairan memiliki fungsi yang sangat penting bagi otak. Dengan menjaga kecukupan cairan tubuh, maka dapat menjaga kesehatan otak anak agar dapat berkembang sesuai usia. Cairan yang cukup mampu menjaga anak tetap fokus dan konsentrasi tinggi.

4. Mengatur Suhu Tubuh

Tubuh anak memiliki thermoregulator untuk pengaturan suhu tubuh agar tetap normal antara 36,8-37,2 derajat Celcius. Apabila tubuh mengalami dehidrasi akibat kebutuhan cairan tidak terpenuhi, maka suhu tubuh anak akan naik bahkan bisa sampai demam. Untuk itu sangat penting bagi orang tua untuk selalu memenuhi kebutuhan cairan anak.

5. Mengatur Konsistensi Feses

Konsistensi feses anak saat BAB, sangat dipengaruhi oleh konsumsi cairan di samping konsumsi serat yang turut menentukan konsistensi feses. Agar anak tidak mengalami feses keras atau konstipasi maka kebutuhan cairan tubuhnya harus terpenuhi.

Itulah fungsi cairan yang sangat penting untuk tubuh anak. Peranan cairan memang tidak bisa tergantikan oleh zat lainnya sehingga harus terpenuhi. Untuk memenuhi kebutuhan cairan dengan tepat harus tahu berapa kebutuhan cairan anak terlebih dahulu yang bisa dihitung dengan menggunakan rumus.

Rumus Kebutuhan Cairan Anak

Kebutuhan cairan pada anak sebenarnya bisa dilihat dari kebutuhan energi (kalori) anak, dengan cara menghitung kebutuhan energi terlebih dahulu. Namun metode ini dianggap rumit atau merepotkan bagi orang tua. Ada rumus kebutuhan cairan anak yang lebih praktis berdasarkan BB yang digunakan orang tua dalam memperkirakan kebutuhan anak-anaknya, seperti di bawah ini:

  • Jika anak memiliki BB kurang dari 10 Kg maka kebutuhan cairannya adalah 100 ml/ kgBB/ hari.
  • Anak dengan BB 10-20 Kg, maka kebutuhan cairannya adalah 1000 ml/ hari dengan tambahan 50 ml untuk setiap peningkatan Kg BB.
  • Jika berat badan anak sudah melebihi 20 Kg, maka kebutuhan cairannya adalah 1500 ml + 20 ml/ setiap kenaikan Kg BB anak/ hari.

Itulah rumus kebutuhan cairan anak yang bisa dijadikan patokan dalam memenuhi kebutuhan cairan anak per hari. Cairan bisa dipenuhi dari air minum, buah dan sayur yang dikonsumsi oleh anak setiap harinya. Ingatkan anak untuk selalu cukup minum agar tidak mengalami dehidrasi yang berbahaya bagi tubuhnya.

About the author

ridwan zaeni

Seorang Automation Engineer yang peduli tentang kesehatan warga +62 , dimana artikel yg dibuat bisa dipastikan No Hoax , Kredible dan Bermanfaat untuk kita semua

Leave a Comment