Tips Hidup Sehat

Perbedaan Anemia dan Darah Rendah Yang Penting Dipahami

Perbedaan anemia dan drah rendah
Written by ridwan zaeni

Menurut pandangan masyarakat tidak ada perbedaan anemia dan darah rendah. Jika seseorang terlihat lesu, lemah, lemas dan kekurangan darah dianggap anemia atau darah rendah. Padahal antara anemia dan rendah ini sangat berbeda serta jika dilakukan penanganan medis pun berbeda. Ada beberapa hal yang memang tidak diketahui masyarakat pada umumnya agar bisa memahami perbedaan antara anemia serta darah rendah.

Apa Itu Anemia?

Anemia merupakan suatu kondisi dimana seseorang tidak mempunyai sel darah merah yang sehat secara cukup biasa disebut atau kurang darah. Akibatnya akan mengganggu fungsi dalam tubuh yang berpengaruh pada aliran oksigen jadi berkurang ke seluruh organ tubuh. Maka kurang darah ini dianggap semacam gangguan pada darah seseorang. Atau disebut juga dengan istilah hematologi yaitu kadar hemoglobin dalam darah begitu sangat sedikit dan dibawah batas normal.

Pada kondisi ini seseorang yang memiliki anemia akan terasa lemas, lesu dan bahkan bisa terjadi pingsan. Karena produksi sel darah merah yang sangat kurang, hilangnya darah secara berlebihan. Dan hingga hancurnya sel darah yang terlalu cepat dalam tubuh. Hal ini akan membahayakan penderita jika terjadi secara terus menerus, maka harus dilakukan pengobatan secara rutin.

Ada beberapa jenis anemia yang diderita, seperti kekurangan zat besi, yaitu tubuh yang tidak mampu menghasilkan hemoglobin secara normal. Pada saat hamil, dimana kondisi HB ibu hamil lebih rendah. Hal ini dianggap normal, namun ibu hamil harus tetap mengkonsumsi zat besi, vitamin, B12 dan asam folat. Sehingga asupan nutrisi tersebut bisa mencegah anemia saat hamil.

Selain itu ada juga anemia akibat pendarahan seperti gangguan menstruasi, wasir, cedera dan sebagainya. Ada juga anemia aplastik, hemolitik, akibat penyakit kronis, anemia sel sabit dan talasemia. Dengan memahami apa itu anemia secara lebih spesifik maka pahami juga seperti apa darah rendah itu. Sehingga bisa paham antara perbedaan anemia dan darah rendah.

Apa Itu Darah Rendah?

Darah rendah biasa disebut dengan hipotensi dengan melihat tekanan darah saat diukur yaitu berada di bawah 90/60 mmHG. Sebenarnya darah rendah ini tidak begitu bahaya dan juga bisa dialami oleh beberapa orang, namun hipotensi ini menyebabkan lemas pada tubuh dan pusing. Sekilas terlihat sama namun ternyata perbedaan anemia dan darah rendah bisa dipahami jelas perbedaannya.

Hipotensi bisa terjadi dikarenakan adanya gejala dari penyakit yang diderita oleh seseorang. Biasanya tekanan darah bisa berubah dengan melihat kondisi serta aktivitas yang dilakukan. Dan juga dipengaruhi oleh faktor usia serta keturunan sehingga bisa menyebabkan hipotensi. Ada juga disebabkan karena kondisi penyakit yang diderita oleh seseorang.

Adanya kehamilan juga bisa menjadi sebab hipotensi, mengkonsumsi obat-obatan tertentu. Dan tidak seimbangnya hormon, dehidrasi, infeksi, bahkan penyakit jantung menyebabkan hipotensi. Selain itu karena kekurangan nutrisi, pendarahan hingga reaksi alergi parah juga merupakan sebab hipotensi.

Perbedaan Anemia Dan Darah Rendah

Setelah memahami pengertian dari masing-masing hal tersebut, yaitu anemia dan darah rendah. Maka bisa dipahami bahwa kapan seseorang dikatakan memiliki kurang darah atau darah rendah. Dengan begitu akan bisa melakukan cara menanggulangi dengan baik. Serta bisa memilah kapan terjadi anemia atau kapan seseorang menderita darah rendah.

Selanjutnya perbedaan tersebut ternyata terletak pada kondisi seseorang yang dirasakannya serta jenis yang diderita. Anemia lebih dominan dihadapkan pada beberapa jenisnya dan harus mengkonsumsi obat penambah zat besi. Sementara darah rendah bisa dihindari dengan mengurangi konsumsi kafein. Tidak mengangkat beban berat serta jangan terlalu lama berdiri.

Dengan memahami seperti apa perbedaan anemia dan darah rendah maka jika melihat hal tersebut. Maka bisa memberikan pertolongan secepatnya dan segera menghubungi tenaga medis untuk mendapatkan bantuan. Karena penanganan berbeda yang diberikan pada penderita anemia dengan darah rendah. Maka sebaiknya jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti shock, pingsan dan sebagainya harus segera menghubungi dokter.

About the author

ridwan zaeni

Seorang Automation Engineer yang peduli tentang kesehatan warga +62 , dimana artikel yg dibuat bisa dipastikan No Hoax , Kredible dan Bermanfaat untuk kita semua

Leave a Comment