Kesehatan Tak Berkategori

Apa Itu Stunting dan Faktor Penyebab Stunting

Faktor Penyebab Stunting
Written by ridwan zaeni

Stunting saat ini menjadi masalah yang pelik di Indonesia. Banyak faktor penyebab stunting yang harus diatasi agar stunting bisa dicegah. Berbagai pihak yang terlibat dalam pengasuhan anak harus ikut serta menangani penyebab stunting. Untuk lebih jelasnya di bawah ini akan dijelaskan tentang stunting.

Apa Itu Stunting?

Stunting atau cebol masih banyak diderita oleh anak-anak di Indonesia. Keadaan stunting ini sebenarnya menunjukkan status gizi kurang yang terjadi secara kronis atau dalam waktu yang lama. Akibatnya pertumbuhan anak tidak sesuai dengan usianya.

Stunting pada anak ditunjukkan dengan tinggi badan yang lebih rendah dibandingkan dengan teman seusianya atau disebut kerdil. Selain itu jika dibandingkan dengan standar WHO maka tinggi badannya akan lebih pendek dibanding usianya. Hal ini tidak terjadi begitu saja tetapi ada berbagai faktor penyebabnya.

Faktor Penyebab Stunting Pada Anak

Sebenarnya faktor apa saja yang bisa menyebabkan stunting ini terjadi pada anak? Ada banyak hal yang mempengaruhi keadaan kurang gizi kronis pada anak, seperti di bawah ini:

1. Pengetahuan Orang Tua

Dalam proses pertumbuhan anak pengetahuan orang tua sangat penting peranannya untuk hasil yang maksimal. Semakin besar pengetahuan orang tua dalam hal proses pertumbuhan anak maka akan semakin tinggi tingkat keberhasilan mengawal anak agar tumbuh optimal.

Oleh sebab itu kurangnya pengetahuan orang tua menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya stunting. Pengetahuan yang kurang akan mempengaruhi pola asuh dan pemenuhan gizi pada anak yang berakibat pada pertumbuhan anak yang kurang optimal atau stunting.

2. Malnutrisi

Malnutrisi adalah kondisi pemenuhan zat gizi yang tidak sesuai bagi anak-anak. Malnutrisi dalam hal ini gizi kurang yang terjadi pada waktu yang lama atau kronis bisa menyebabkan pertumbuhan pada anak menjadi tidak sesuai grafiknya.

Oleh sebab itu malnutrisi menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya stunting pada anak-anak. Jadi perlu diketahui sangat penting melakukan pemenuhan gizi anak sesuai dengan kebutuhan menurut usianya.

3. Sanitasi

Faktor penyebab lainnya adalah sanitasi atau kebersihan. Di Indonesia ini masih banyak sekali daerah yang tidak mampu mengakses air bersih untuk keperluan makan dan minum. Dengan demikian air sumur yang tidak bersih digunakan untuk masak dan air minum.

Hal ini jika dilakukan pada anak apalagi masih bayi di bawah 1 tahun. Bayi yang belum memiliki imunitas sempurna bisa menyebabkan terjadinya infeksi saluran pencernaan yang mengganggu pertumbuhan.

4. Penyakit Infeksi

Penyakit infeksi juga menjadi faktor penyebab terjadinya stunting pada anak. Infeksi yang dimaksud tidak hanya di saluran pencernaan tetapi juga organ lain. Mengapa penyakit infeksi dapat mengganggu pertumbuhan?

 Saat anak mengalami penyakit infeksi maka kebutuhan energinya akan semakin meningkat disertai nafsu makan menurun. Hal inilah yang kemudian akan menyebabkan penurunan berat badan anak. Jika hal ini berulang maka tidak hanya kehilangan berat badan namun juga terganggu pertumbuhannya.

5. Berat Badan Bayi Lahir Rendah

Faktor lainnya yang bisa mencetuskan kondisi stunting pada anak adalah BBLR (Berat Badan Lahir Rendah). Jika anak mengalami BBLR maka pertumbuhannya akan lebih lambat dibanding bayi yang normal.

Oleh sebab itu sangat penting menjaga asupan gizi di 1000 HPK (hari pertama kehidupan) pada janin. Dengan demikian stunting tidak akan terjadi pada anak.

Itulah berbagai faktor penyebab stunting pada anak yang harus dipahami oleh orang tua dan calon orang tua. Dengan memahami faktor-faktor tersebut, maka stunting pada anak bisa dengan mudah dihindari dan tidak terjadi lagi.

About the author

ridwan zaeni

Seorang Automation Engineer yang peduli tentang kesehatan warga +62 , dimana artikel yg dibuat bisa dipastikan No Hoax , Kredible dan Bermanfaat untuk kita semua

Leave a Comment