Kesehatan dewasa

Ini yang Harus Dilakukan Orangtua Jika Terkena Dermatitis Atopik Bayi

Dermatitis Atopik Bayi
Written by ridwan zaeni

Bukan hanya orang dewasa yang bisa terkena sebuah penyakit, namun bayi dibawah umur 1 tahun juga bisa terkena sebuah penyakit. Salah satunya adalah dermatitis atopik bayi atau dapat dikatakan sebagai penyakit ruam alergi. Dimana seorang bayi akan merasakan gatal sepanjang hari sehingga bayi tersebut akan menggaruk bagian tubuh yang gatal tersebut.

Dengan menggaruk bagian tubuh yang gatal tersebut bisa menimbulkan berbagai kelainan yang ada pada tubuh bayi. Seperti adanya bintil, lecet, penebalan kulit, adanya warna kemerahan pada kulit, dan keropeng. Sehingga seorang bayi susah jika ingin tidur dan sering menangis akibat gatal tersebut. Biasanya gatal ini muncul pada bagian wajah, lutut, pergelangan tangan, dan juga bagian leher bayi.

Apa Yang Harus Dilakukan Jika Bayi Terkena Dermatitis Atopik ?

Pada dasarnya seorang bayi jika mengalami kesakitan sangat sulit untuk diketahui. Karena bayi ini hanya bisa menangis sebagai pertanda jika ia merasa kesakitan. Maka dari itu, orang tua dari bayi perlu pintar-pintar dalam mengetahui hal tersebut termasuk jika terkena penyakit dermatitis atopik bayi. Berikut ini hal yang harus dilakukan jika bayi menderita penyakit dermatitis atopik.

1. Mencari Tahu Gejala dan Penyebab

Hal pertama yang harus diketahui orang tua jika anak sedang mengalami penyakit dermatitis atopik adalah mengenali gejala nya. Dimana gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah adanya kemerahan pada kulit yang terasa gatal. Selain itu, kulit terlihat bersisik dan berkerak di bagian pergelangan tangan, kaki, maupun bagian pipi. Meskipun bisa juga terjadi di bagian kulit kepala bayi.

Jika sudah mengetahui gejala dari penyakit dermatitis atopik, selanjutnya mengetahui penyebabnya. Biasanya disebabkan karena mutasi genetik sehingga membuat kulit lebih permeabel. Selain itu, akan terjadi iritasi yang nantinya membuat kulit menjadi kering. Bukan hanya disebabkan oleh faktor genetik saja, akan tetapi disebabkan karena keringat, paparan udara, maupun sabun cuci tangan.

2. Konsultasi Ke Dokter

Setelah mengetahui gejala dan penyebab dermatitis atopik bayi, langkah selanjutnya adalah dengan melakukan konsultasi ke dokter. Biasanya seorang dokter akan memberikan obat sesuai dengan resep seperti memberikan steroid pada kulit yang gatal. Steroid ini termasuk obat yang tidak memiliki efek samping jika digunakan selama tidak mengoleskan di sekitar mata.

Steroid yang berupa krim ini sebaiknya dioleskan pada bayi setelah mandi dan sebelum tidur. Namun sebelum mengoleskan krim sebelum tidur sebaiknya memakaikan bayi baju lengan panjang. Dengan tujuan agar obat tersebut nantinya mudah diserap ke dalam kulit dan bayi akan merasa tenang. Sehingga bayi akan mudah tidur dan tidak merasakan gatal akibat penyakit tersebut.

3. Menggunakan Pelembab Yang Tidak Mengandung Lotion

Hal selanjutnya yang bisa dilakukan oleh orang jika sudah mengetahui bayi terkena penyakit dermatitis atopik adalah menggunakan pelembab. Memang pada dasarnya pelembab ini memiliki fungsi untuk meminimalkan ruam pada kulit saat terkena dermatitis atopik bayi. Namun ada juga pelembab yang mengandung lotion sehingga tidak boleh dioleskan pada kulit yang mengalami ruam.

Oleh karena itu, sebaiknya memilih pelembab atau salep yang memiliki kandungan petroleum jelly. Dimana kandungan pada salep ini bisa membantu dalam menahan air yang ada di dalam kulit. Akan tetapi jika bayi merasa berminyak saat selesai dioleskan salep tersebut, sebaiknya mengganti dengan salep yang mengandung asam glycyrrhetinic.

Itulah beberapa ulasan mengenai hal yang harus dilakukan jika bayi menderita penyakit dermatitis atopik. Dimana terlebih dahulu harus mengenali gejala dan penyebab dari penyakit dermatitis atopik bayi. Kemudian melakukan konsultasi kepada dokter anak sehingga bisa diatasi dengan cepat. Dan yang paling penting menghindari menggunakan pelembab yang mengandung lotion.

About the author

ridwan zaeni

Seorang Automation Engineer yang peduli tentang kesehatan warga +62 , dimana artikel yg dibuat bisa dipastikan No Hoax , Kredible dan Bermanfaat untuk kita semua

Leave a Comment