Kesehatan Tak Berkategori

Ciri Alergi Susu Sapi Yang Perlu Diperhatikan

Ciri Alergi Susu Sapi
Written by ridwan zaeni

Saat orang tua memenuhi kebutuhan nutrisi anak dengan susu sapi. Ada anak yang tidak bisa mengkonsumsi susu sapi dikarenakan mengalami reaksi tertentu. Ciri alergi susu sapi biasanya dikenali dari munculnya reaksi secara langsung oleh anak, seperti muntah, diare, ruam kulit dan sebagainya.

Para orangtua yang anaknya mengalami alergi susu sapi harus paham dan bisa mencegah untuk tidak mengkonsumsi susu sapi lagi. Dengan begitu anak jadi lebih aman dan nyaman serta tetap terjaga kesehatannya untuk tidak mengkonsumsi susu sapi. Berikut ini ciri-ciri yang paling dikenali saat anak alergi susu sapi.

1.Terjadi Ruam Pada Kulit

Pada saat anak mengkonsumsi susu sapi, beberapa saat kemudian muncullah ruam pada kulit. Terlihat merah kulitnya dan terasa begitu gatal, sehingga jika masih bayi akan bereaksi dengan menangis karena tidak nyaman. Gejala awal ini merupakan bentuk reaksi bahwa anak mengalami alergi pada susu yang dikonsumsi.

Jika orangtua sudah melihat ciri alergi susu sapi tersebut, sebaiknya hentikan konsumsi susu sapi seterusnya. Atau menghindari makanan dan minuman yang mengandung susu sapi, agar bisa mencegah anak terserang alergi.

2.Muncul Masalah Pencernaan

Biasanya setelah timbul ruam pada kulit maka akan muncul gangguan pencernaan pada anak. Tentu jika dibiarkan berlarut-larut maka akan semakin berbahaya. Setelah mengkonsumsi susu sapi, perut terasa sakit, muntah, kolik, diare, hingga BAB menjadi berdarah.

Kejadian masalah pencernaan tentu membuat anak semakin tidak nyaman dan merasa sakit sehingga akan semakin membahayakan anak. Oleh karena itu, sebagainya orangtua menjaga pola konsumsi anak dengan menghindari susu sapi dan menggantinya dengan susu yang lain.

3.Eksim

Ciri alergi susu sapi lainnya yaitu eksim, yang artinya kulit mengalami gejala kemerahan parah. Reaksi yang ditimbulkan akan membuat tidak nyaman pada anak kemudian anak akan rewel dan kulit gatal terus menerus. Jika dibiarkan dalam kurun waktu lama, tentu bisa menimbulkan bahaya berkepanjangan.

Anak akan demam dan mulai muncul bintik mengandung cairan pada kulit dan hal tersebut semakin membuat anak tidak nyaman.

Oleh karena itu, jika anak alergi pada susu sapi hingga timbul eksim maka sebaiknya orang tua membawa anak ke dokter untuk mendapatkan pengobatan. Dan konsultasi dokter bagaimana cara untuk mencegah anak tidak mengkonsumsi susu sapi lagi.

4.Terjadi Gangguan Pernafasan

Ciri alergi susu sapi jika semakin parah maka akan muncul gangguan pernapasan yang terjadi. Gangguan pernapasan ini bisa sangat membahayakan diri anak, dengan ditandai adanya batuk, nafas bunyi, sesak nafas bahkan kesulitan untuk bernafas. Jika semakin parah dan muncul alergi seperti anafilaksis maka hal tersebut sangat membahayakan tubuh.

Selanjutnya jika penanganan tidak langsung dilakukan kepada anak tentunya akan membahayakan nyawa. Sehingga saat anak mengalami gejala alergi susu sapi bahkan hingga mengganggu saluran pernafasan maka sebagainya dibutuhkan penanganan medis. Dan orangtua paham bagaimana seharusnya bertindak dalam mengatasi masalah alergi susu agar tidak terjadi hal yang diinginkan.

5.Munculnya Alergi Lain

Selian beberapa hal di atas, ciri alergi susu sapi lainnya yang muncul seperti batuk, pilek, adanya ruam pada kulit. Dan juga akan menimbulkan pembengkakan di bibir kemudian wajah hingga sekitar mata. Awalnya saat mengkonsumsi susu sapi memang anak tidak langsung merasakan hal yang tidak diinginkan. namun hal tersebut akan semakin parah terjadi dan anak wajib mendapatkan pertolongan medis segera mungkin.

Susu sapi memang sangat baik untuk kesehatan dan nutrisi anak, namun jika anak merasakan alergi yang semakin buruk. Maka sebaiknya berikan pertolongan kepada anak dengan melakukan konsultasi pada dokter untuk mendapatkan pengarahan pengganti susu sapi.

Dengan memahami bagaimana ciri alergi susu sapi yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi susu. Maka para orangtua bisa mengenali gejala yang muncul dan mampu mencegah terjadinya alergi yang semakin patah. Selanjutnya, bisa memberikan alternatif nutrisi susu lainnya yang kandungannya setara dengan susu sapi. 

About the author

ridwan zaeni

Seorang Automation Engineer yang peduli tentang kesehatan warga +62 , dimana artikel yg dibuat bisa dipastikan No Hoax , Kredible dan Bermanfaat untuk kita semua

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: